Rabu, 02 Desember 2015

Indy, sugarnya MIKA



Balik lagi ni, sama cerita cerita gua yg gabagus sama sekali, tapi maksain hehe..


Kali ini gua mau sedikit ngomongin tentang film, ayo tebak film apa? Yaaa, cakep cakep cakep..
Film ‘’MIKA’’ . Kalian pasti  pernah nonton dong…?? Kalian pasti tau kan, kalo film yang dibintangi actor tampan vino g bastian sebagai MIKA, dan aktris cantik velove vexia sbg INDI ini, diangkat dari sebuah novel nya ka indi sendiri, yang judul novelnya ‘’ Waktu aku sama mika’’ . Pas gua baca novelnya, bagus, seperti diary seseorang penulisnya sendiri, ceritanya ka indi ini ketemu sama cowok , yang bisa bikin hidup nya berubah, bikin dia semangat, bikin dia berfikir, kalo hidup ini yaaaa harus dijalanin penuh semangat, apapun rintanganya, dan kehadiran MIKA itu juga menghadirkan cinta untuk sosok indi… Gua suka sama novelnya, walaupun sederhana, simple, gua gak tau ini kisah nyata atau bukan, tapi yang jelas kata kata yg ada didalam ceritanya itu bernyawa banget….
Tentang perjalanan cewek yang ‘’spesial’’ karena mengalami cacat pada tulang belakang, tidak bisa berdiri tegak, alhasil dokter memberikan penyangga pada bagian tulang belakangnya..
Dan hal itu yang membuat seorang indy jadi pasif, minder..
Disuatu hari ketika indy sedang liburan kerumah pamanya, ia bertemu sosok cowok, bernama MIKA, ya MIKA itu sama seperti seorang cowok lainya, namun seiring waktu mereka dekat,  indi menyadari bahwa MIKA itu bukan pria biasa, melainkan ‘’ LUAR BIASA’’.  MIKA yang mempunyai penyakit AIDS ini  memiliki motivasi yg sangat hebat, dan ia mengalirkan kepada semua orang, termasuk INDI.. Tanpa pamrih, seoraang motivator yang baik, penuh keajaiban, dan hal itulahyang pada akhirnya membuat seorang indi jatuh cinta kepadanya…
Gua inget kata kata indi , seperti ini :

“Mika ajarkan aku tentang cinta tanpa syarat
Cinta tidak perlu berbalas. Tidak perlu pamrih. 
Kalian mau tahu buktinya?? 
Mika selalu bilang. Dia sayang sekali sama aku.
Tapi Mika tidak pernah tanya, aku sayang dia atau tidak
(Tanpa Syarat, hal:65)

Hari demi hari dilalui oleh mereka berdua, sampai pada suatu cerita Mika harus pergi karena Kematian. Kemudian, terciptalah coretan-coretan yang dituliskan oleh Indi sebagai wujud pergolakan hati dan pikirannya mengenai arti kehilangan terhadap seseorang Mika.
Indi dengan polosnya bercerita kepada Tuhan betapa Ia membutuhkan Mika. Bukan hanya sebagai status seorang kekasih, melainkan sebagai orang yang mampu memotivasinya untuk tetap maju. 

Tuhan itu hebat.
Tuhan bisa lakukan apa saja.
Tuhan miliki Mika
Tuhan juga miliki yang lainnya.
Semuanya…. 
Tapi aku tidak hebat..
Aku bahkan tidak bisa berlari…
Aku hanya miliki sedikit…
Hanya Mika..’’

Dalem ya kata katanya.. bikin gua ber andai andai hehe, dan satu lagi sebaret puisi yang gua inget di film MIKA,
’ Mika itu malaikat, tapi dia pelupa, dia lupa memakai sayapnya,

Sekarang mika sedang mengambil sayapnya di surga’’

 Em puisi singkat itu , ngerubah banyak hal, bisa jadi inspirasi juga, setiap orang yang memiliki kekurangan, pasti tuhan juga menempatkan sisi lebih, pada seseorang tersebut, layaknya mika, yang mempunyai penyakit aids , tapi dia bisa jadi motivator yang baik, dia hebat, bisa membuat hidup indi jadi lebih hidup, 

 hidup adalah untuk terus dilanjutkan, bukan untuk diratapi. Karena hidup hanya sekali dan suatu saat akan bertemu dengan kematian. Indi pun tetap berjuang demi kesembuhannya tanpa melupakan Mika. Pahlawannya. Bahkan di akhir cerita, Indi masih menyimpan nama Mika di sudut hatinya yang lain meskipun telah ada seorang pria yang telah menempati hatinya di sudut lain. 

Lo bisa mencintai laki-laki lain, tanpa harus “mengabaikan” seseorang..
Karena Lo masih memiliki ruang yang luas di hati untuk mencintai

Selamat jalan mika..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar